Read Time:1 Minute, 28 Second
thepicklemiami.com – Kue lapis manis berbalut pistachio hijau ini sudah jadi simbol kemewahan Turki sejak abad ke-15. Dibuat dengan tangan, phyllo setipis kertas, dan pistachio Antep terbaik di dunia, satu gigitan langsung bikin orang lupa diet!
Sejarah Singkat Baklava
- Pertama kali muncul di dapur istana Topkapı, Istanbul (era Sultan Mehmed II)
- Resep asli pakai 100 lapis phyllo (simbol kekayaan)
- Gaziantep resmi jadi “ibukota baklava dunia” oleh UNESCO 2017
- Setiap tahun ada Festival Baklava Gaziantep (biasanya Oktober)
5 Jenis Baklava Turki yang Wajib Dicoba 2025
| Nama | Isi Utama | Kota Asal | Harga/kg (Turki) |
|---|---|---|---|
| Klasik Gaziantep | 100 % pistachio Antep | Gaziantep | Rp750.000–950.000 |
| Şöbiyet | Cream semolina + pistachio | Istanbul | Rp650.000–850.000 |
| Midye Baklava | Bentuk kerang | Gaziantep | Rp800.000 |
| Kuru Baklava | Sirup lebih sedikit | Gaziantep | Rp700.000 |
| Fıstıklı Sarma | Gulungan pistachio | Gaziantep | Rp850.000 |
Tempat Legendaris yang Selalu Antre Panjang
- İmam Çağdaş – Gaziantep (sejak 1887, antre 1–2 jam normal)
- Karaköy Güllüoğlu – Istanbul (paling ikonik, kirim ke 50+ negara)
- Hafız Mustafa – Istanbul (1864, ada di semua mall besar)
- Koçak Baklava – Gaziantep (pakai 60 lapis phyllo!)
- Mado – cabang di mana-mana, versi lebih modern
Cara Menikmati Baklava Ala Orang Turki
- Panas + kaymak (krim susu domba segar) → kombinasi surga
- Dingin + teh Turki dalam gelas tulip → ritual sore wajib
- Ramadhan → takjil premium, biasanya habis sebelum adzan maghrib
- Lebaran versi Turki → hampers baklava 1–2 kg jadi oleh-oleh termewah
Tips Beli & Bawa Pulang Baklava
- Pilih yang masih hangat di toko (lebih renyah)
- Minta vacuum + kotak kayu biar nggak remuk di koper
- Tahan 20–30 hari kalau disimpan suhu ruang (kuru baklava sampai 2 bulan)
- Jangan simpan di kulkas → phyllo jadi lembek
Harga di Indonesia 2025 (import resmi):
- Rp1,3 juta – Rp2,8 juta/kg (tergantung kadar pistachio)
Satu loyang baklava asli dari Gaziantep selalu punya efek samping: “Baru mau coba satu potong, eh… loyangnya sudah kosong!”. Kalau belum pernah makan yang asli, berarti belum pernah kenal baklava beneran.
